Didi Ahmadi Djamhir : Tentang Kawasan Perkotaan Jatinangor

Selasa, 19 Februari 2013

Jatinangor adalah sebuah kawasan di sebelah timur Kota Bandung, merupakan satu dari 26 Kecamatan yang ada di Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Sebelumnya bernama Kecamatan Cikeruh namun sejak tahun 2000 berganti nama menjadi Kecamatan Jatinangor dengan alasan nama tersebut terasa lebih familiar dan lebih popular dikenal khalayak ramai.

Jatinangor ini mempunyai luas 3.160.36 ha yang terdiri dari Desa Cikeruh, Desa hegarmanah, Desa Cipacing, Desa Sayang, Desa Mekargalih, Desa Cintamulya, Desa Jatimukti, Desa Cisempur, Desa Jatiroke, Desa Cileles dan Desa Cilayung. Dalam skala regional Jawa Barat Kecamatan Jatinangor merupakan bagian dari PKN Kawasan Perkotaan Bandung Raya.

Saat ini Jatinangor dikenal sebagai salah satu kawasan Pendidikan di Jawa Barat, pusat perdagangan dan regional, jasa dan pariwisata Pencitraan ini merupakan dampak langsung pembangunan kampus beberapa institusi perguruan tinggi di kecamatan ini. Perguruan tinggi yang saat ini memiliki kampus di Jatinangor yaitu :

- Universitas Padjadjaran (Unpad) di Desa Hegarmanah dan Desa Cikeruh.
- Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Desa Cibeusi.
- Institus Koperasi Indonesia (Ikopin) di Desa Cibeusi.
- ITB yang sebelumnya Unwim di Desa Sayang.

Dalam pengembangan Kawasan Perkotaan Jatinangor (KPJ) menurut Ir. Didi Ahmadi Djamhir, MT menurut Birokrat Planolog ITB'81 yang saat ini sebagai Calon Bupati Sumedang "Sebaiknya kota jatinangor diarahkan pemukiman ke arah vertikal, urban renewal tanpa penggusuran, ruang hijau yang tertata, work up apartemen untuk mahasiswa tersebar berdasarkan jangkauan terdekat berdasarkan tiap jurusan perguruan tinggi dengan pendukung kampus (zonasi fasilitas dan utilitas) dan tidak menambah lagi ruang penggunaan lahan (efisiensi pemanfaatan ruang secara vertikal). (dediesmd)
SHARE THIS :

0 komentar:

Posting Komentar